HISTORIOGRAFI MAINSTREAM MAJAPAHIT SENTRISME DALAM SEJARAH LOKAL DI INDONESIA: PERBANDINGAN PENULISAN NARASI NEGARA MAJAPAHIT DENGAN NEGARA LAMAJANG TIGANG JURU DI JAWA TIMUR
Keywords:
Majapahit Sentrisme, Historiografi, Sejara h Lokal, Lamajang Tigang JuruAbstract
Mainstream “Majapahit-sentrisme” dalam sejarah nasional Indonesia yang dibangun di atas basis historiografi kolonial dan interpretasi nasionalistik Muhammad Yamin yang menimbulkan efek destruktif dalam pola penulisan Sejarah Lokal di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pergeseran penulisan bermazhab Majapahit-sentrisme di dalam buku teks sejarah. Metodologi penelitian memakai penelitian sejarah dengan metode sejarah. Metode sejarah menggunakan tahap heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Kesimpulan dalam penelitian ini untuk memopulerkan penulisan historiografi di luar mazhab nasionalisme ala Muhammad Yamin.References
Atmodjo, S.K. 1990. Menelusuri Sejarah Hari Jadi Lumajang Berdasarkan Data Prasasti dan Naskah Kuno. Makalah pada Seminar Hari Jadi Lumajang pada tanggal 14 Mei 1990.
Darban, A.A. 1995. Catatan Singkat Tentang Perkembangan Historiografi. Yogyakarta: Beta Offset.
Gottschalk, L. 1985. Understanding History: a Primer of Historical Method. Jakarta: UI Press.
Muljana, S. 1979. Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya. Jakarta: Bhratara Karya Aksara.
Nordholt, H.S., Purwanto, B., Saptari, R (Ed). 2008. Perspektif Baru Penulisan Sejarah Indonesia. Jakarta-Denpasar: Yayasan Obor Indonesia.
Swastika, K., Sumarno, Sutjitro. 2014. Kerajaan Lamajang Tigang Juru: Sejarah Lokal Yang Tersisihkan. Jurnal Pendidikan dan Humaniora, Volume 45, (No.1), September 2014. Jember: Forum Komunikasi Ilmiah Dosen FKIP Universitas Jember.