Analisis kebutuhan bahan ajar matematika berupa video pembelajaran dengan pendekatan kontekstual pada pembelajaran daring
Abstract
Bahan ajar cetak yang digunakan siswa selama pembelajaran daring kurang efektif digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan bahan ajar berupa video pembelajaran matematika dengan pendekatan kontekstual pada pembelajaran daring. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskripsi kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Padang. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model Miles dan Hubberman yang terdiri dari empat aktivitas yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Semua materi pada bahan ajar sudah sesuai dengan KI dan KD (2) Siswa masih belum sepenuhnya memahami materi yang ada di bahan ajar cetak , (3) Guru dan siswa tertarik pada bahan ajar yang berpendekatan kontekstual (4) Guru dan siswa membutuhkan bahan ajar melalui video pembelajaran matematika dengan pendekatan kontekstual, karena berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, bahan ajar berupa video pembelajaran dengan pendekatan konstekstual diperlukan pada pembelajaran matematikaReferences
Anggraeny I. M, D., & Efendi, A. (2016). Pengembangan Bahan Ajar Pembelajaran Menulis Cerita Berbasis Pendekatan Proses Bagi Siswa SMP. LingTera, 3(1), 1–8.
Daryanto. (2010). Media Pembelajaran. Yogyakarta: Gava Media.
Dina, L. N. A. . (2020). Respon Orang Tua terhadap Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi Covid-19. Thufuli: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 45–52.
Mustofa, M. I., Chodzirin, M., & Sayekti, L. (2019). Formulasi Model Perkuliahan Daring Sebagai Upaya Menekan Disparitas Kualitas Perguruan Tinggi. Walisongo Journal of Information Technology, 1(2), 151–160.
Ningrum, I. E., & Suparman. (2018). Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Matematika Berpendekatan Kontekstual. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Etnomatnesia, 698–701. https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/etnomatnesia/article/view/2404
Nuha, U., Amin, M., & Lestari, U. (2016). Analisis Kebutuhan Buku Ajar Berbasis Penelitian Materi Filogenetik Molekuler Untuk Mahasiswa S1 Pendidikan Biologi Universitas Jember Berdasarkan Pengembangan ADDIE. Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi Dan Saintek) Ke-1, 753–757. https://publikasiilmiah.ums.ac.id/bitstream/handle/11617/8010/112.pdf?sequence=1&isAllowed=y
Purbayanti, H. S., Ponoharjo, & Oktaviani, D. N. (2020). Analisis Kebutuhan Video Pembelajaran Matematika Pada Pandemi Covid-19. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 5(2), 165–172.
Riyana, C. (2007). Pedoman Pengembangan Media Video. Jakarta: P3AI UPI.
Riyanto, Y. (2009). Paradigma Baru Pembelajaran Sebagai Referensi Bagi Guru/Pendidik dalam Implementasi Pembelajaran yang Efektif dan berkualitas. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Saifuddin, M. F. (2017). E-Learning Dalam Persepsi Mahasiswa. Jurnal Varidika, 29(2), 102–109. https://journals.ums.ac.id/index.php/varidika/article/view/5637/3680
Sanjaya, W. (2006). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Sugiono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D (Sutopo (ed.); 2nd ed.). Bandung: Alfabeta.
Tianisa, W. T., & Suparman. (2017). Analisis Kebutuhan Buku Ajar Matematika Berbasis Model Pembelajaran Guided Discovery. The 5 TH Proceeding Universitas Ahmad Dahlan, 1186–1189.
Utami, Y. P., & Cahyono, D. A. D. (2020). Study At Home: Analisis Kesulitan Belajar Matematika Pada Proses Pembelajaran Daring. Jurnal Ilmiah Matematika Realistik, 1(1), 20–26. https://doi.org/10.33365/ji-mr.v1i1.252
Yanuarto, W. N. (2014). Pengembangan Model Pembelajaran Kontekstual Matematika di SMP Kelas IX yang Menekankan Religiusitas Peserta Didik. Pythagoras: Jurnal Pendidikan Matematika, 9(2), 186–195.