PERAN PEMERINTAH KOTA PALEMBANG DALAM MENGEMBANGKAN ZIARAH SEBAGAI WISATA RELIGI

Authors

  • Alva Beri Ansyah Universitas Jambi
  • Mariatul Qibtiyah UIN Raden Fatah Palembang

Keywords:

Pemerintah, Ziarah, Wisata Religi

Abstract

Palembang sebagai kota tertua di Indonesia memiliki banyak peninggalan sejarah dan budaya. Salah satu tradisi yang dimiliki oleh Kota Palembang adalah ziarah yang merupakan tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Palembang untuk memperingati ulama dan auliya'. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan keberadaan jemaah haji tidak hanya didorong oleh motif sejarah, tetapi juga karena adanya tradisi mengunjungi kuburan keluarga atau tokoh yang dianggap memiliki peran penting dalam sejarah hidupnya dan sejarah bagi masyarakatnya. Hal inilah yang kemudian menjadi potensi besar untuk terciptanya wisata religi di Kota Palembang dengan menjadikan ziarah sebagai alternatif wisata spiritual. Potensi wisata religi juga dikembangkan oleh pemerintah daerah setempat dan dijadwalkan sebagai wisata resmi setiap tahun.

Author Biographies

Alva Beri Ansyah, Universitas Jambi

Program Studi Ilmu Pemerintahan

Mariatul Qibtiyah, UIN Raden Fatah Palembang

Program Studi Ilmu Pemerintahan

References

Falah, Ahmad. (2012). Spiritualitas Muria: Akomodasi Tradisi dan Wisata Walisongo. 20 (2)

Shalih, Abu Umar. (2001) Ziarah Kubur Yang Dicontohkan Rasulullah .Solo: At-Tibyan

Chambert-Loir, Henri & Guillot, Claude. (2010). Ziarah dan Wali di Dunia Islam. Jakarta: Komunitas Bambu.

Kabbani, Syekh Muhammad Hisyam. (2007). Maulid dan Ziarah ke Makam Nabi. Jakarta: PT. Serambi Ilmu Semesta.

Ruslan, & Nugroho, Arifin Suryo. (2007). Ziarah Wali: Wisata Spiritual Sepanjang Masa. Yogyakarta: Pustaka Timur.

Sukmawijaya, Bambang. (2017). Fenomenologi dan Interaksi Simbolik. Diunduh pada http://bambangsukmawijaya.wordpress.com/2007/12/07/fenomenologi-dan-interaksi-simbolik/ pada tanggal 11 Januari 2017

Published

2021-06-23