PEMBERDAYAAN PENDIDIKAN PEREMPUAN PESISIR MELALUI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF ECENG GONDOK PADA GAMPONG KUALA TUHA

Authors

  • Safrida Safrida Universitas Teuku Umar
  • Cut Nabilla Kesha Universitas Teuku Umar
  • Muntaha Mardhatillah Universitas Teuku Umar
  • Najamuddin Najamuddin Universitas Teuku Umar

Keywords:

Pemberdayaan, Perempuan Pesisir, Kebijakan Ekonomi Kreatif, Eceng Gondok.

Abstract

Penelitian ini mengenai pemberdayaan pendidikan perempuan pesisir melalui kebijakan pengembangan ekonomi kreatif eceng gondok di wilayah Kabupaten Nagan Raya, tepatnya di Gampong Kuala Tuha. Penelitian ini didasari dari kurangnya pemberdayaan pendidikan dan kebijakan untuk kelompok perempuan di daerah potensi ekonomi kreatif. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan kendala dan upaya yang dilakukan pemerintah dalam melakukan pemberdayaan untuk mengembangkan ekonomi kreatif dengan memaksimalkan potensi desa yang dimiliki Gampong Kuala Tuha, Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian Kelompok Perempuan “Mawar” sebagai pengrajin eceng gondok di Gampong Kuala Tuha. Hasil yang ditemukan dari penelitian ini adanya potensi besar pada Kelompok Perempuan Mawar terhadap ekonomi kreatif, hanya saja perlu pemberdayaan, komitmen dan tanggung jawab bersama para stakeholder dalam mewujudkan pengembangan ekonomi kreatif di Gampong Kuala Tuha. Oleh karena itu, disimpulkan pada penelitian ini bahwa peran perempuan dalam mengembangkan perekonomian bahkan suatu wilayah sangat memungkinkan, hanya saja perlu diberdayakan melalui pendampingan berkelanjutan, motivasi, dan difasilitasi.

Author Biographies

Safrida Safrida, Universitas Teuku Umar

Program Studi Ilmu Administrasi

Cut Nabilla Kesha, Universitas Teuku Umar

Program Studi Ilmu Administrasi

Muntaha Mardhatillah, Universitas Teuku Umar

Program Studi Ilmu Administrasi

Najamuddin Najamuddin, Universitas Teuku Umar

Program Studi Ilmu Administrasi

References

Adriyani, R., Erna, E., Siswanto, A., & Indrianto, R. (2020). Pendampingan Kelompok Usaha Kerupuk Rajungan Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Di Kawasan Pesisir Pantai Utara Cirebon. Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 94. https://doi.org/10.24235/dimasejati.v2i1.6653

Ahyar, H., Maret, U. S., Andriani, H., Sukmana, D. J., Mada, U. G., Hardani, S.Pd., M. S., Nur Hikmatul Auliya, G. C. B., Helmina Andriani, M. S., Fardani, R. A., Ustiawaty, J., Utami, E. F., Sukmana, D. J., & Istiqomah, R. R. (2020). Buku Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif (Issue March).

Badan Pusat Statistik Kabupaten Nagan Raya. (2020). Statistik Daerah Kabupaten Nagan Raya.

Boccella, N., & Salerno, I. (2016). Creative Economy, Cultural Industries and Local Development. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 223, 291–296. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2016.05.370

Butarbutar, D. N., Sintani, L., & Harinie, L. T. (2020). Peningkatan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Pesisir Melalui Pemberdayaan Perempuan. Journal of Environment Adn Managemen, 1(1), 31–39.

Endah, K. (2018). Mewujudkan Kemandirian Desa Melalui Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa. Jurnal MODERAT, 4(4), 25–33.

Kim, B. C., Lee, G., Murrmann, S. K., & George, T. R. (2012). Motivational effects of empowerment on employees’ organizational commitment: A mediating role of management trustworthiness. Cornell Hospitality Quarterly, 53(1), 10–19. https://doi.org/10.1177/1938965511426561

Kuncoro, A. (2015). Pemberdayaan Perempuan Pesisir Pengaruhnya Bagi Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat ( Studi Pada Desa Nelayan Sambiroto Kecamatan Tayu Kabupaten Pati ). 13(1), 87–96.

Levickaitė, R. (2011). Four Approaches To the Creative Economy: General Overview. Business, Management and Education, 9(1), 81–92. https://doi.org/10.3846/bme.2011.06

Mandel, K. C. (2013). Concept and Types of Women Empowerment. International Forum of Teaching and Studies, 9(2), 17–30. http://www.joe.org/joe/1999october/comm1.php

Monkman, K. (2011). Framing gender, education and empowerment. Research in Comparative and International Education, 6(1), 1–13. https://doi.org/10.2304/rcie.2011.6.1.1

Munro, E. (2017). Building soft skills in the creative economy: Creative intermediaries, business support and the 'soft skills gap”. Poetics, 64(August 2016), 14–25. https://doi.org/10.1016/j.poetic.2017.07.002

Pratama, W. D. A. (2016). Evaluasi Manajemen Pemberdayaan Masyarakat Wahyu Dika Amir Pratama. E-Journal UNESA, 05(02), 34–38.

Raco, J. (2018). Metode penelitian kualitatif: jenis, karakteristik dan keunggulannya. https://doi.org/10.31219/osf.io/mfzuj

Sari, Y. K. (2019). Pendampingan Berkelanjutan terhadap Pengembangan Pariwisata Desa Selopamioro. Bakti Budaya, 2(1), 58. https://doi.org/10.22146/bb.45040

Sumodiningrat, G. (2009). Mewujudkan Kesejahteraan Bangsa Menanggulangi Kemiskinan dengan Pemberdayaan Masyarakat. PT. Alex Media Komputindo.

Zamili, M. (2015). Menghindar Dari Bias Dalam Kesahihan Riset. Jurnal Lisan Al Hal, 7(2), 302. https://journal.ibrahimy.ac.id/index.php/lisanalhal/article/view/97/84

Zubaedi. (2013). BUKU PENGEMBANGAN MASYARAKAT (1).pdf (p. 270).

Published

2022-11-01