THERMOELECTRIC UNTUK DAYA BLOWER PEMANAS KANDANG AYAM OLI BEKAS
Abstract
Energi alternatif untuk menggantikan energi tidak terbarukan telah banyak diimplementasikan, salah satu contoh adalah penggantian pemanas kandang ayam berbahan bakar gas dengan pemanas oli bekas. Teknik untuk membuat pemanas oli bekas adalah dengan cara penguapan dan atomisasi. Atomisasi sulit untuk direalisasikan karena membutuhkan tekanan udara yang sangat tinggi sementara teknik penguapan dipakai dengan alasan paling murah dan sederhana. Jenis penguapan alami mempunyai residu yang banyak serta efisiensi yang rendah sehingga penguapan dengan paksaan adalah pilihan yang paling tepat, namun masih memerlukan energi listrik dari luar untuk menghidupkan blower pemberi tekanan udara ke tungku pembakaran. Sumber listrik untuk menghidupkan blower menjadikan kendala utama pemakaian pemanas oli bekas apabila dipergunakan pada daerah yang belum terlairi listrik sehingga harus dicari energi alternatifnya. Panas yang dihasilkan tungku pembakaran dapat dikonversikan menjadi energi listrik oleh modul thermoelectric peltier. Pemilihan jenis peltier dan perancangan yang sesuai diperlukan untuk menghasilkan daya yang cukup untuk keperluan tersebut, energi listrik yang berlebih dapat disimpan untuk keperluan penerangan atau yang lainnya.
Kata kunci : Pemanas oli bekas, Thermoelectric, Peltier,
SIGMA TEKNIKA menggunakan perjanjian lisensi eksklusif. Penulis akan mempertahankan hak cipta bersama hak penggunaan ilmiah dan Universitas Riau Kepulauan akan diberikan hak penerbitan dan distribusi.
Akses penulis terbuka mempertahankan hak cipta dari makalah mereka, dan semua artikel terbuka didistribusikan di bawah syarat-syarat Lisensi Pengaitan Creative Commons (CC-BY), yang memungkinkan orang lain mendistribusikan dan menyalin artikel asalkan karya asli dikutip dengan benar.
Pengguna tidak dapat mewakili penulis sebagai dukungan adaptasi artikel mereka, dan tidak mengubah artikel sedemikian rupa untuk merusak kehormatan atau reputasi penulis.
SIGMA TEKNIKA uses an exclusive license agreement. The author will defend the copyright along with the scientific use rights and Riau Kepulauan University will be given the rights to issue and distribute.
Open author access retains the copyright of their paper, and all open articles are distributed under the terms of the Creative Commons Attribution License (CC-BY), which allows others to distribute and copy articles provided the original work is properly quoted.
Users cannot represent authors as support for the adaptation of their articles and do not change articles in such a way as to damage the honor or reputation of the author.