PERANCANGAN REVERSE FLOW PORTABLE FILTER PADA AKUARIUM
Abstract
Abstrak
Perancangan ini bertujuan untuk membuat filter akuarium yang mudah perawatan dengan konsep aliran terbalik, dimana proses penyaringan mengaliran dari bawah ke atas berlawanan dengan gravitasi. Jadi kotoran akan mengendap di dasar wadah filter, dan kotoran pada media filter akan berkurang (usia pemakaian bertambah), maka perawatan atau pembersihan menjadi mudah dan selang waktu perawatan rutin bertambah.
Penelitian yang dilakukan adalah mengamati hasil penyaringan, apakah kotoran yang tersaring sesuai rencana dan menganalisa persentase penurunan debit aliran filtrasi dengan aliran melawan gravitasi. Data hasil pengujian ini diperoleh dengan cara menghitung dan membandingkan jumlah debit air pada output filter tanpa media dan output filter dengan media filter.
Hasil dari penyaringan air selama 2 jam di sebuah akuarium, terdapat sebagian kotoran mengendap pada dasar wadah filter dan terbukti konsep filter aliran terbalik berfungsi sesuai rencana. Dari 3 kali hasil pengambilan data, aliran filter tanpa media didapatkan debit aliran rata-rata 540 l/h dan aliran filter dengan media didapatkan debit aliran rata-rata 490 l/h. terjadi penurunan 9% pada debit filter aliran terbalik.
Kata kunci: filter aliran terbalik, debit aliran, akuarium, media, kotoran
Abstract
The design intent to make a low maintenance aquarium filter with the reverse flow concept, where the filtration process flows from bottom to top against the gravity. So the dirt will settle in the bottom of the filter container, and the impurities on the filter media will decrease (the increases of filter media lifespan), the maintenance or cleaning becomes easy and the increase of range on regular maintenance.
The research is to observe the results of filtration, whether the filtrate is filter according to plan and analyze the percentage of flow rate reduction when filtration flow against gravity. The result of the test base on the calculation and comparison between the filter output without the media and filter output with media.
The result of water filtering for 2 hours in an aquarium, there is some dirt settles down on the bottom of the filter container and proved the concept of reverse flow filter works according to plan. Results from 3 times of data obtained, the filter flow without media got the average flow rate of 540 l/h and the filter flow with the media got an average flow rate of 490 l/h. There are 9% decrease in the reverse flow filter discharge.
Keywords: reverse flow filter, flow rate, aquarium, media, dirt
References
Grist, E. 1999. Cavitation and the Centrifugal Pump. Philadelphia : Taylor & Francis.
Kusnaedi. 2010. Mengolah Air Kotor untuk Air Minum. Jakarta : Penebar Swadaya.
Munson, B. R. dkk. 2005. Mekanika Fluida. Edisi Keempat Jilid 2. Jakarta : Erlangga.
Prayuda, M. 2016. Filtrasi Air Limbah. www.bangmuvet.com. Diakses tanggal 04 Juni 2017.
Siregar, S. A. 2005. Instalasi Pengolahan Air Limbah. Yogyakarta : Kanisius.
Sularso & Tahara, Haruo. 2000. Pompa dan Kompresor: Pemilihan, Pemakaian, dan Pemeliharaan. Cetakan Ketujuh. Jakarta : Pradnya Paramita.
World Health Organization. 2011. Buku Panduan Untuk Pemeriksaan Kapal Dan Penerbitan Sertifikat Sanitasi Kapal. Perancis : World Health Organization.
Yudisaputro, Hendra. 2013. Kerugian Tinggi-Tekan (Head Losses). www.berbagienergi.com. Diakses tanggal 20 Mei 2017.
SIGMA TEKNIKA menggunakan perjanjian lisensi eksklusif. Penulis akan mempertahankan hak cipta bersama hak penggunaan ilmiah dan Universitas Riau Kepulauan akan diberikan hak penerbitan dan distribusi.
Akses penulis terbuka mempertahankan hak cipta dari makalah mereka, dan semua artikel terbuka didistribusikan di bawah syarat-syarat Lisensi Pengaitan Creative Commons (CC-BY), yang memungkinkan orang lain mendistribusikan dan menyalin artikel asalkan karya asli dikutip dengan benar.
Pengguna tidak dapat mewakili penulis sebagai dukungan adaptasi artikel mereka, dan tidak mengubah artikel sedemikian rupa untuk merusak kehormatan atau reputasi penulis.
SIGMA TEKNIKA uses an exclusive license agreement. The author will defend the copyright along with the scientific use rights and Riau Kepulauan University will be given the rights to issue and distribute.
Open author access retains the copyright of their paper, and all open articles are distributed under the terms of the Creative Commons Attribution License (CC-BY), which allows others to distribute and copy articles provided the original work is properly quoted.
Users cannot represent authors as support for the adaptation of their articles and do not change articles in such a way as to damage the honor or reputation of the author.