Perencanaan Kebutuhan Luas Lahan pada Tata Letak Fasilitas Area Pelayanan Proses di Alya Jaya Motor
Abstract
Alya Jaya Motor yang berlokasi di Perawang Pekanbaru merupakan sebuah industri yang bergerak dibidang jasa pencucian motor kendaraan. Kendala yang dialami adalah lahan yang kurang memadai sehingga proses pelayanan sedikit terganggu.Tujuan penelitian ini adalah menganalisa tata letak masing-masing fasilitas, mengetahui jumlah kendaraan yang dapat ditampung pada area sebelum dans sesudah perencanaan perbaikan ulang tata letak fasilitas di area proses pelayanan serta membuat usulan perbaikan tata letak di area pelayanan pos. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah ARC (Activitiy Relationship Chart) atau peta hubungan kerja, ARD (Activity Relation Diagram), worksheet, block template dan block lay out dengan melakukan observasi untuk menganalisa dan mengetahui kondisi yang terjadi di lapangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas area pengeringan mobil menjadi 118m2, pengeringan motor digabung dengan area pencucian motor dengan panjang 12.5 m x lebar 3m, sedangkan area parkir mobil serta parkir masuk tidak berubah karena kebutuhan luas lahan masih memadai.
Kata kunci: lahan kurang memadai, ARC,ARD, luas area
References
Apple J.M. 1990. Plant Layout and Material Handling. Bandung; ITB
Hadiguna R.K,Setiawan H.2008.Tata Letak Pabrik. Yogyakarta; BPFE
Wignjosoebroto.S.1996. Pengantar Teknik Industri.Surabaya; ITS
Wignjosoebroto.S.2003. Tata Letak Pabrik dan Pemindahan Bahan.Surabaya;ITS
PROFISIENSI uses an exclusive license agreement. The authors will retain copyright along with the rights for academic use, while Universitas Riau Kepulauan will be granted publishing and distribution rights.
Open-access authors retain the copyright of their papers, and all open-access articles are distributed under the terms of the Creative Commons Attribution License (CC-BY), allowing others to distribute and copy the articles as long as the original work is properly cited.
Users cannot represent authors as support for the adaptation of their articles and do not change articles in such a way as to damage the honor or reputation of the author.
