PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU SHUTTLECOCK GUNA MEMENUHI PERMINTAAN KONSUMEN (Studi Kasus : UD NUSA )
Abstract
Produk Shuttlecock yang dihasilkan oleh perusahaan UD Nusa memiliki tiga merek yaitu merek nusa hitam, kalimantan oren, dan kalimantan merah. Dalam proses pembuatan shuttlecock dari ketiga merek ini bahan baku yang diperlukan adalah bulu angsa, benang, lem benang, gabus, lem gabus, pita, dan cap merek. Pengadaan bahan baku yang dilakukan perusahaan hanya melalui perkiraan sehingga terjadi stockout bahan baku yang mengakibatkan permintaan konsumen tidak dapat terpenuhi secara maksimal. Dalam mengatasi permasalahan tersebut diperlukan pengendalian persediaan bahan baku menggunakan metode Material Requirement Planning (MRP). Berdasarkan hasil pengolahan data MRP dengan metode lot sizing Lot For Lot (LFL), Fixed Order Quantity (FOQ), Fixed Period Requirement (FPR), dan Period Order Quantity (POQ) diperoleh rencana kapan bahan baku akan dipesan, besaran pemesanan yang harus dilakukan dengan biaya yang minimum. Dari hasil perhitungan diperoleh total biaya persediaan minimum merek nusa hitam sebesar Rp 12.102.500 dengan interval pemesanan 2 periode, merek kalimantan merah total biaya persediaan sebesar Rp 12.360.000 dengan 2 periode pemesanan, dan total biaya persediaan merek Kalimantan merah sebesar Rp 11.813.000 dengan 2 periode pemesanan.
References
Heizer J, R. B. (2011). Manajemen Operasi. Jakarta: Salemba Empat.
Herjanto, E. (2015). Manajemen Operasi Edisi Ketiga. Jakarta: Grasindo.
Heryanto, S. R. (2017). Perencanaan dan Pengendalian produksi 1. Bandung: Alfabeta,Cv.
Kusuma, H. (2009). Manajemen Operasi. Yogyakarta: Cv Andi Offsitet (Penerbit Andi).
M.Pardede, P. (2005). Manajemen Operasi dan Produksi. Yogyakarta: ANDI.
Narimawati, U. (2008). Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Bandung: Agung Media.
Rangkuti. (1988). Manajemen Persediaan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Sugiyono. (2006). Statistika Untuk Penelitian. Bandung: CV.Alfabeta.
Copyright (c) 2023 PROFISIENSI: Jurnal Program Studi Teknik Industri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
PROFISIENSI uses an exclusive license agreement. The authors will retain copyright along with the rights for academic use, while Universitas Riau Kepulauan will be granted publishing and distribution rights.
Open-access authors retain the copyright of their papers, and all open-access articles are distributed under the terms of the Creative Commons Attribution License (CC-BY), allowing others to distribute and copy the articles as long as the original work is properly cited.
Users cannot represent authors as support for the adaptation of their articles and do not change articles in such a way as to damage the honor or reputation of the author.
