PENGUKURAN BEBAN KERJA MENTAL DENGAN METODE NASA-TLX PADA PEKERJA DEPARTEMEN MEKANIK DI PT. XYZ
Keywords:
Beban kerja mental, NASA-TLXAbstract
Dalam setiap kegiatan di industri mengandung unsur beban kerja mental yang selalu melibatkan aktivitas manusia. Segala kegiatan di Departemen Mekanik PT. XYZ melibatkan beban kerja mental yang menggunakan sumber daya manusia (pekerja) dalam menjalankan beban kerja (tugas). 22 pekerja di Departemen Mekanik melakukan proses perbaikan mesin pembangkit listrik yang membutuhkan tenaga, kosentrasi dan ketelitian yang tinggi, mengalami tuntutan kerja dalam menyelesaikan tugasnya, sehingga pekerja sering mengalami penurunan konsentrasi, kelelahan, stres kerja, terlupa, tertekan dan kelalaian dalam proses pemasangan komponen. Studi ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar beban kerja mental yang dialami pekerja di Departemen Mekanik PT XYZ menggunakan metode NASA-TLX. Hasil studi ini menunjukkan perhitungan skor NASA TLX yang mempengaruhi beban kerja mental pekerja yaitu indikator effort (EF)/tingkat usaha (TU) = 255,32 (21,23%), indikator mental demand (MD)/kebutuhan mental (KM) = 244,27 (20,31%), indikator physical demand (PD)/kebutuhan fisik (KF) = 212,27 (17,66%), indikator temporal demand (TD)/kebutuhan waktu (KW) = 207,36 (17,25%), indikator performance (PO)/performansi (P) = 158,73 (13,20%) dan indikator frustration level (FR)/tingkat frustasi (TF) = 124,27 (10,34%). Sedangkan hasil pengukuran beban kerja mental terdiri dari kategori beban kerja mental berat yang dialami 16 pekerja = 56% dan kategori beban kerja mental sedang yang dialami 6 pekerja = 44%.References
C. Pradhana and H. Suliantoro, “Analisis Beban Kerja Mental Menggunakan Metode NASA-TLX Pada Bagian Shipping Perlengkapan Di PT. Triangle Motorindo,” Ind. Eng. Online J., vol. 7, no. 3, pp. 1–9, 2019.
E. Mahawati et al., Analisis Beban Kerja Dan Produktivitas Kerja. 2021. [Online]. Available: https://repository.unai.edu/id/eprint/285/1/2021-2022 Ganjil Analisis Beban Kerja Full_compressed.pdf
U. L. Putri and N. U. Handayani, “Analisis Beban Kerja Mental Dengan Metode Nasa Tlx Pada Departemen Logistik Pt Abc,” Ind. Eng. Online J., vol. 6, no. 2, p. 1, 2019, [Online]. Available: https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/ieoj/article/view/16483
H. Iridiastadi and Yassierli, Ergonomi: Suatu Pengantar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2015.
W. Widiasih and H. Nuha, “Workload Analysis Using Work Sampling and NASA-TLX for Employee of Private University in Surabaya,” J. Ilm. Tek. Ind., vol. 18, no. 2, pp. 134–141, 2019, doi: 10.23917/jiti.v18i2.8247.
B. Hendrawan, M. Ansori, and R. Hidayat, “Pengukuran dan Analisis Beban Kerja Pegawai Bandara Hang Nadim Jurusan Manajemen Bisnis Politeknik Negeri Batam,” J. Akuntansi, Ekon. dan Manaj. Bisnis, vol. 3, no. 1, pp. 55–67, 2013.
S. G. Hart and L. E. Staveland, “Development of NASA-TLX,” Hum. Ment. Workload. Adv. Psychol., no. 52, pp. 139–183, 1988.
W. Widiasih and H. Nuha, “Pengukuran Beban Kerja Mental Karyawan Dengan Kuisioner NASA TLX (Studi Kasus: Universitas ABC),” J. Tek. Ind., pp. 50–64, 2018.
P. Hoonakker et al., “Measuring workload of ICU nurses with a questionnaire survey: the NASA Task Load Index (TLX),” IIE Trans. Healthc. Syst. Eng., vol. 1, no. 2, pp. 131–143, 2011, doi: 10.1080/19488300.2011.609524.
G. S. Dewi, C. Finansia, and A. R. Lahitani, “Analisis Beban Kerja Mental Dosen Fakultas XYZ Menggunakan Metode Nasa TLX,” J. Tek. Ind. Terintegrasi, vol. 7, no. 2, pp. 705–712, 2024, doi: 10.31004/jutin.v7i2.25973.