BENTUK KENAKALAN REMAJA SEBAGAI AKIBAT BROKEN HOME DAN IMPLIKASINYA DALAM PELAYANAN BIMBINGAN KONSELING

Authors

  • Tamama Rofiqah University of Riau Kepulauan Batam, Indonesia
  • Handayani Sitepu Sekolah Yohana Batam

Abstract

Kenakalan remaja bukan saja merupakan tanggung jawab pihak sekolah ataupun orangtua tetapi juga merupakan tanggung jawab kedua belah pihak. Keluarga dapat menjadi penyebab maupun pencegah terjadinya kenakalan remaja, salah satunya adalah perceraian orang tua yang menandakan adanya kondisi broken home. kurangnya perhatian orangtua dapat berdampak negatif pada perilaku anak, yaitu kecenderungan munculnya perilaku yang menyimpang pada diri anak seperti perbuatan-perbuatan yang mengarah pada kenakalan. Metode dalam penelitian adalah kualitatif. Data diambil melalui observasi dan wawancara serta dilakukan validasi dengan teknik triangulasi. Selanjutnya data dianalisis dengan cara Reduksi Data, penyajian Data, Kesimpulan dan Verifikasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa bentuk kenakalan anak (remaja) pasca perceraian orang tua diantaranya dugem (dunia gemerlap), bolos sekolah, menghisap lem, minum-minuman keras dan balap liar. Perilaku tersebut berawal dari perceraian orang tuanya yang mengakibatkan mereka frustasi, bingung, dan merasa terabaikan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan pemberian layanan Bimbingan Konseling di Sekolah

References

Anwar Kamil. (2017). Konseling Induvidu pada Santri Broken home di Pondok Pesantren Bangun Jiwo Bantul. Studi Kasus pada Dua Orang Santri Broken home, Skripsi, Fakultas Dakwah dan Komunikjasi, Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga

Erlina Harahap. (2016). Keharmonisan Keluarga dengan Motivasi Belajar Siswa dan Implikasinya Terhadap Layanan Bimbingan dan Konseling. Prosiding : Seminar Bimbingan dan Konseling. ISBN : 978-602-73537-1-8. Padang.

Purnaningsih, F. (2006). Dasar Motivasi Belajar Remaja yang Mengalami Broken home. Studi Kasus

Suprapti, Z. (2011). Mengatasi Kenakalan Remaja Pada Siswa Melalui Konseling Realita Di Sma Negeri 4 Pekalongan, Skripsi, (Semarang: Jurusan Bimbingan Dan Konseling Fakutas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Semarang

Sofyan S. W (2010). Konseling Keluarga (Famuly Counseling), Bandung: Alfabeta

__________ (2005). Remaja dan Masalahnya. Bandung: Alfabeta.

Published

2019-11-30